Oleh : Wahyuningsih

Ganja, kata tersebut sudah tidak asing lagi bukan?
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ganja termasuk kedalam Narkotika golongan I (satu). Narkotika golongan satu hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan. Tanaman berdaun menjari ini selalu berkaitan dengan pro kontra mengenai bahaya dan manfaatnya, hal tersebut tidak terlepas dari latar belakang keberadaanya. Pada tahu 1800-an, ganja sempat dimanfaatkan sebagai obat. Namun, tahun 1962 setelah ditemukannya kandungan zat psikotropika yakni THC (tetrahydrocannabinol) pada ganja, tanaman ini kemudian dilarang untuk digunakan di beberapa negara.
Ganja yang merupakan narkotika berjenis tumbuhan. Dari berbagai jenis tanaman ganja jika dilihat secara visual memang sekilas tampak sama, berwarna hijau dan berdaun menjari. Akan tetapi pada setiap jenisnya terdapat perbedaan pada kandungannya. Berikut perbedannya dalam tabel.


Perbedaan Jenis Ganja :
| Pembeda | Cannabis Sativa | Cannabis Indica | Cannabis Ruderalis |
| Ciri Fisik | · Tinggi pohon 240-360 cm
· Lebih jarang-jarang · Berdaun ramping, tipis, dan panjang |
· Tinggi pohon
90-180 cm · Lebih rimbun · Berdaun lebar, tebal, dan lebih pendek |
· Tinggi pohon 60 cm
· Daun bagian tengah berukuran lebih lebar dan panjang, sedangkan daun di kedua sisinya berukuran kecil |
| Asal | · Meksiko
· Kolumbia · Amerika Tengah · Asia Tenggara |
· Pakistan
· Afganistan · Wilayah Timur Tengah |
· Meksiko
· Kolumbia · Amerika Tengah · Asia Tenggara |
| Kandungan | THC lebih tinggi dibandingkan CBD | CBD lebih tinggi dibandingkan THC | CBD lebih tinggi dibandingkan THC |
Mengenai kandungan yang terdapat dalam ketiga jenis ganja tersebut, ada beberapa penjelasan diantranya:
| THC (Zat Psikoaktif) | CBD (Bukan Zat Psikoaktif) |
| DAMPAK JANGKA PENDEK:
Bersemangat, tertawa, rasa lapar, mengurangi rasa sakit, badan terasa berat, pusing, mata merah dan kering, meningkatkan detak jantung hingga tremor.
DAMPAK JANGKA PANJANG : Pengurangan daya ingat, gejala mirip bronkhitis, kecanduan, apati, gangguan psikotik.
NILAI MEDIS : Berpotensi mengobati kanker, dan anti inflamasi |
KONDISI YANG BISA DIBANTU OLEH CBD :
Epilepsi, skinzofrenia dan gangguan psikotik, rasa gelisah
NILAI MEDIS : Anti-inflamasi, antioksidan, neuroprotektan, antidepresan, analgesik, anti-psikotik, anti-tumoral agent, anxiolytic. |
Setiap negara memiliki regulasi masing-masing terkait dengan legal tidaknya penggunaan ganja. Dengan mempertimbangkan berbagai dampak dan manfaatnya, adalah sudah menjadi kewenangan negara dalam menentukan regulasi tersebut. Sebagai seorang warga negara yang baik, tentu sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk patuh terhadap batasan serta peraturan-peraturan yang dibuat oleh negara.
Say No to Drugs, to Save Our Generation!!!
Sumber:
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
Novitasari, Yufienda. 2017. Mengenal Jenis-jenis Tanaman Ganja. Kumparan News